Menjadi kaya dan mencapai kebebasan finansial adalah impian bagi semua orang. Siapa yang tidak mau berada di posisi yang tidak memikirkan dan tidak dibuat pusing oleh uang?

Sayangnya, banyak orang yang tidak mampu mencapai kebebasan finansial yang dicita-citakan. Namun, bukannya mustahil, kamu bisa meraihnya.

Berikut ini 10 kebiasaan yang bisa membuat kamu meraih kekayaan dan kebebasan finansial:

1. Punya tujuan hidup

Istilah ‘bebas finansial’ memang sangatlah luas. Untuk mencapainya, kamu harus mempunyai tujuan konkret. Misalnya, dengan menuliskan target jumlah uang di rekening di usia sekian, atau gaya hidup yang ingin kamu capai di umur sekian. Semakin spesifiknya tujuan, semakin fokus kamu dalam mencapainya.

2. Buat budget

Setiap bulannya, buatlah budget dan patuhilah budget tersebut. Supaya perhitungan kamu akurat, jangan lupa untuk membiasakan mencatat setiap pengeluaran kamu.

3. Membayar tagihan kartu kredit secara penuh

Cicilan kartu kredit dengan bunganya yang tinggi merupakan racun bagi siapa saja yang ingin membangun kekayaan.

Supaya tidak terbebani bunga yang tidak perlu, lunasi tagihan setiap bulan sebelum jatuh tempo. Jika kamu ingin mencicil pembelian barang, pastikan jika kamu memang benar-benar membutuhkannya.

4. Punya tabungan rencana

Kalau kamu termasuk orang yang sulit menabung, kamu bisa memanfaatkan fasilitas tabungan rencana yang disediakan oleh bank. Setiap kali menerima gaji, sejumlah uang akan otomatis berpindah dari rekening biasa ke rekening tabungan rencana.

Selanjutnya, kamu bisa memanfaatkannya sebagai dana darurat, dana liburan, dana pernikahan, atau tabungan untuk investasi.

5. Abaikan orang lain

Teman selalu gonta-ganti gawai atau tetangga pamer mobil baru? Abaikan saja, karena kamu tidak tahu mungkin saja mereka membelinya secara mencicil.

Nilai barang konsumtif tersebut akan menurun seiring dengan waktu. Tapi, jika kamu mengalokasikan uang di investasi, uang kamu akan semakin tumbuh.

6. Negosiasi

Banyak orang malas bernegosiasi atau malu karena tidak yakin bisa mendapatkan harga lebih murah. Negosiasi lebih sering dilakukan pada saat belanja di pasar tradisional karena memang sudah lazim. Padahal, bahkan untuk pembelian besar seperti beli mobil atau rumah,

Kamu berkesempatan mendapatkan harga yang lebih murah kalau mau bernegosiasi. Diskon yang didapat, pastinya lebih untung dari sekedar menawar sayur mayur di pasar tradisonal.

7. Terus belajar

Setelah lulus, bukan berarti kamu berhenti belajar. Justru setelah menghadapi dunia nyata, kamu harus semakin giat belajar. Apalagi kalau targetnya meraih kebebasan finansial. Kamu harus selalu up to date dengan pergerakan harga saham, emas, properti, danj kondisi ekonomi secara umum.

8. Merawat

Terkesan sepele, namun bisa membuat kamu berhemat banyak. Merawat baju dengan cara berhati-hati saat mencuci, langsung mengelap sepatu setelah selesai dipakai, berhati-hati menggunakan gawai agar tidak terkena air atau jatuh, dapat memperpanjang usia barang-barang kamu.

Merawat barang-barang sama pentingnya dengan investasi, karena ketika masih layak digunakan, kamu tidak perlu membeli baru, ataupun jika merasa bosan, kamu bisa menjualnya karena kondisinya yang masih bagus.

9. Hidup di bawah kemampuan

Miliki pola pikir hidup di bawah kemampuan meskipun kamu memiliki banyak uang. Cara ini sudah terbukti dan diterapkan oleh banyak orang kaya seperti Warren Buffet. Caranya sebenarnya sangat sederhana, yaitu jangan membeli barang yang tidak kamu butuhkan.

10. Olahraga dan makan yang baik

Kesehatan merupakan investasi yang tidak ternilai harganya. Istilah ‘sehat itu mahal’ memang benar adanya. Pasalnya, biaya kesehatan pada saat ini apalagi untuk penyakit-penyakit berat tidak bisa dibilang murah.

Tubuh yang sehat membuat kamu maksimal dalam mencari rezeki. Olahraga dan menjaga pola makan wajib dilakukan oleh siapa saja yang ingin sehat jangka panjang.

Advertisements