Sebagai pengguna Android, borosnya baterai sudah menjadi teman sehari-hari. Hal itu terjadi bukan tanpa alasan, melainkan karena beberapa aplikasi yang memang memakan beban resource berlebihan, bahkan ketika sedang tidak digunakan.

Oleh karena itu, kita akan membeberkan sedikit aplikasi yang sekiranya memakan beban baterai secara berlebihan sehingga membuat boros baterai Android.

BBM (BlackBerry Messenger)

Sudah terbukti bahwa BBM membuat baterai boros. Kenapa? Bisa dilihat dari pemakaian RAM-nya, BBM sudah memakan RAM yang sangat besar, dan prosesnya yang terus berjalan mulai dari menerima invite, chat, broadcast, update status (timeline) yang membuat borosnya baterai di Android.

Facebook

Di peringkat ke-2 ada Facebook. Ini juga aplikasi yang memakan baterai cukup besar, karena prosesnya yang cukup banyak, seperti notifikasi pesan, tambah pertemanan, pemberitahuan dan lain-lain. Hanya saja, Facebook masih ada fitur menonaktifkan pemberitahuan, sehingga pemakaian baterai masih bisa dihemat dengan menggunakan fitur ini.

Solusinya, jika smartphone kamu benar-benar boros, kamu bisa meng-uninstall aplikasi Facebook ini, dan menggunakan Facebook di browser sebagai alternatif.

Google Maps (dan segala aplikasi berbentuk Maping dan menggunakan GPS)

Kenapa Google Maps didaulat sebagai aplikasi yang memakan baterai hingga menjadi boros? Pertama. Karena Google Maps menggunakan fitur GPS, dimana fitur ini paling haus akan sumber daya. Kedua. Google Maps melakukan tracking ke setiap daerah yang dirayapi pengguna, maka secara tidak langsung penggunakan melakukan download pada setiap peta yang ingin dilihat.

Tidak hanya Google Maps, aplikasi maping seperti Waze dan semacamnya juga merupakan aplikasi yang boros baterai.Email Client (GMail, Yahoo! Mail, dll)

Aplikasi email seperti Gmail dan Yahoo Mail memang menjadi salah satu pemakan baterai di Android. Pasalnya, jika fitur sinkronisasi diaktifkan, aplikasi tersebut akan secara berkala mengecek email yang masuk, dan hal tersebut tentu akan memakan sumber daya baterai, karena setiap saat sumber daya digunakan untuk mengecek email.

Solusinya adalah mematikan fitur auto-sinkronisasi, dengan begini, kamu bisa mengecek email secara manual dan tidak akan mendapatkan notifikasi secara real-time.

Game Online atau Game dengan Grafik 3D

Tidak bisa dipungkiri lagi. Game adalah salah satu faktor kenapa baterai Android cepat habis. Tapi tahukah kamu, pemakaian baterai game online atau game yang memiliki grafik 3D lebih besar dibanding game yang tidak online dan tidak 3D.

Tidak usah disebutkan lagi kenapa, tentu dengan menggunakan internet dan grafik 3D, Android akan bekerja lebih keras sehingga baterai bisa lebih cepat habis.

Advertisements