ALKISAH di China Kuno, ada seorang anak kecil yang sangat berbakti kepada ibunya. Akan tetapi keluarganya sangat miskin, bahkan untuk mencukupi kebutuhan makan saja mereka tidak mampu. Merasa iba mengetahui kondisi keluarga tersebut, salah satu dari delapan dewa, Lu Dongbin, langsung menghampiri anak kecil itu.

Dengan kesaktian yang dimilikinya, Lu Dongbin bisa mengubah sebongkah batu di tangannya menjadi sebongkah emas kuning yang berkilau. Lalu dia memberikan bongkahan emas itu kepada anak kecil tersebut. Namun yang mengherankan, anak kecil tersebut malah menggelengkan kepala menerima pemberian itu.

Si bocah berkata pelan, “Saya tidak ingin emas.” Lu Dongbin sangat terkejut dan berkata, “Kalau begitu, apa yang kamu inginkan?” Anak tersebut menjawab, “Saya ingin tangan seperti Anda karena emas bisa habis terjual dan terpakai uang. Jika saya punya keajaiban seperti itu, ketika keluarga saya tidak memiliki uang, dengan mudah saya bisa mengubah batu apa pun menjadi emas lalu membantu semuanya.”

Tentu saja permintaan itu sulit dipenuhi karena kekuatan yang dimiliki Lu Dongbin bukan didapat dengan mudah. Bahkan, hampir bisa dikatakan bahwa permintaan itu mustahil diwujudkan. Anak kecil kemudian dinasihati Lu Dongbin. “Nak, kamu bisa memiliki tangan seperti ini. Tapi, syaratnya sangat sulit. Kamu harus belajar sedikit demi sedikit, bagaimana mengubah batu biasa ini jadi emas.”

“Tolong beri tahu segera, apa yang harus saya lakukan?” tanya si bocah. “Kamu harus bekerja keras dengan tanganmu sendiri! Jika kamu sudah bisa mendapatkan upah yang layak, belikan emas. Maka, kamu juga bisa mendapatkan emas seberapa pun kamu mau.”

The Cup of Wisdom Dalam cerita kuno di atas, kita kembali disadarkan bahwa sangat banyak dari kita yang menginginkan kesuksesan dengan cara yang mudah. Maka, jangan heran jika Anda sering menemukan iklan atau pengumuman seperti: kaya dengan cepat, sukses dengan mudah, rahasia tidak pernah gagal, dan sejenisnya.

Namun, apakah segampang itu menjadi sukses? Apakah dengan menjalankan apa yang diinstruksikan, otomatis bisa jadi jalan menuju sukses? Bagi saya, tidak ada yang sifatnya instan. Tak ada yang bisa kita lakukan selain bekerja dengan lebih keras, belajar lebih giat, berjuang lebih maksimal.

Semua itulah yang akan membuka jalan kita menuju pada capaian seperti yang diharapkan. Kalaupun ada yang terkesan bisa sukses dengan cara yang sangat cepat, coba lihat dan selidiki lebih jauh. Bagaimana dia sebelumnya berjuang. Bagaimana dia sebelumnya bekerja lebih keras dari orang lain. Bagaimana dia mengubah “batu”- nya menjadi “emas” dengan tidak mudah. Hanya, memang banyak di antara kita yang kerap silau karena melihat orang sukses dengan cepat. Tak banyak yang kemudian mau “bayar harga”.

Karena itu, dengan cerita yang saya bagikan kali ini, semoga kita semua kembali terdorong semangatnya untuk mau mengupayakan sekuat tenaga agar apa yang kita impikan bisa jadi kenyataan. Jika itu sudah tercapai, dengan bangga Anda akan berteriak lantang, Success is My Right ! Salam sukses, luar biasa!

ANDRIE WONGSO

Advertisements