Lampu LED atau Light Emitting Diode, adalah satu dari sekian banyak jenis lampu yang ada di dunia ini. Sumber cahaya ini dapat dipasangkan di berbagai benda, termasuk sebagai lampu utama kendaraan bermotor.

Ada banyak alasan mengapa pemilik kendaraan lebih memilih menggunakan lampu ini daripada jenis lampu lain, contohnya bohlam. Dibandingkan dengan bohlam, jelas lampu LED lebih baik dalam banyak aspek. Sinar lampu LED lebih terang, tapi dengan konsumsi listrik yang rendah.

Begitu pula dalam aspek usia pakai, lampu LED mempunyai umur yang lebih panjang.

Namun begitu, lampu LED tetap ada aspek negatifnya. Pertama, seluruh rangkaian atau modul lampu LED harus diganti meskipun hanya 1 lampu saja yang mati. Kedua, karena warnanya putih, dia sebetulnya kurang maksimal dalam memberikan visibilitas ketika hujan.

Semua uraian di atas adalah fakta-fakta umum yang mungkin sudah banyak orang ketahui. Namun, ada beberapa fakta lain yang menarik terkait lampu LED. Apa itu? Berikut ulasannya:

1. LED adalah jenis pencahayaan solid-state yang menggunakan semikonduktor untuk mengkonversi listrik menjadi cahaya.

2. Sudah ada 49 juta lampu LED yang dipasang di Amerika Serikat sepanjang tahun 2012 lalu. Angka ini dikalkulasi menghemat biaya energi tahunan sebesar US$ 675 juta. Dikatakan, jika semua lampu diganti dengan lampu LED, maka dalam 2 dekade nanti, uang yang dihemat bisa mencapai US$ 250 miliar, plus mengurangi 1,8 juta metrik ton emisi karbon.

Ini adalah hitungan kasar di Amerika Serikat saja. Tentu angkanya akan semakin besar jika dikalkulasikan di seluruh dunia.

3. Antara tahun 2011 sampai dengan tahun 2012, penjualan global lampu LED yang menggantikan bohlam, naik sampai 22 persen. Diperkirakan pada tahun 2030, 75 % lampu yang terjual adalah lampu LED.

4. Sejak Departemen Energi Amerika Serikat memulai riset solid-state lighting pada tahun 2000, proyek ini sudah menerima 58 paten. Beberapa paten membahas, bagaimana pengembangan material baru, meningkatkan intensitas cahaya, serta solusi atas beberapa masalah lampu LED.

5. LED tidak mengandung merkuri. Sebuah studi yang dilakukan Departemen Energi Amerika Serikat, bahkan menyimpulkan bahwa dampak lingkungan LED jauh lebih sedikit dibandingkan dengan bohlam.

6. LED sudah dipakai di banyak sekali benda, termasuk lampu lalu lintas, lampu rem, TV, dan lain-lain. Ini tidak lain disebabkan, karena karakter lampu LED yang unik, seperti berukuran kompak, mudah diperbaiki, dan cahayanya yang fokus.

7. LED menggunakan energi jauh lebih efisien dibandingkan dengan lampu bohlam. Sementara 90 % energi yang keluar dari bohlam adalah panas, maka lampu LED tidak.

8. LED dengan kualitas yang baik dapat bertahan lebih dari 25 ribu jam, atau 25 kali lebih awet dibandingkan dengan bohlam. 25 ribu jam setara dengan 3 tahun lebih, dengan asumsi, lampu LED itu dinyalakan dalam waktu 24 jam per hari dan 7 hari dalam seminggu.

Advertisements