Setelah 20 tahun Blizzard Entertaiment memperkenalkan Battle.Net, kini mereka harus pamit dan menyatakan bahwa Battle.Net mati dan tidak akan lagi digunakan oleh Blizzard.

Battle.Net pertama kali dirilis pada tanggal 30 November 1996. Pada kala itu, servis ini dirilis untuk para pemain Diablo untuk berkomunikasi secara online dan sambil bermain. Namun, setelah 2 tahun kemudian ketika Starcraft diluncurkan, Battle.Net berubah fungsi menjadi client atau game launcher seperti Battle.Net yang kita kenal sekarang ini.

4.jpg

Battle.net yang kita kenal sekarang ini sebenarnya merupakan versi kedua dari Battle.net Classic yaitu Battle.net 2.0 yang secara resmi dipublikasikan di Blizzcon pada Maret 2009 lalu. Pada Battle.net 2.0, para pengguna dapat menggabungkan game-game yang mereka punya ke dalam satu client.

Selain itu dalam Battle.net 2.0, para pemain World of Warcraft yang sebelumnya tidak memiliki akun harus menggabungkan akun mereka ke dalam akun Battle.net 2.0 mereka. Jika kamu melihat terdapat game World of Warcraft di dalam client yang sekarang, maka itu adalah hasil penggabungan dengan akun yang belum menyatu ke Battle.net 2.0 dan sekarang.

Pada September lalu, Blizzard memang sudah mengumumkan bahwa mereka akan mengubah nama dari Battle.net itu sendiri karena merasa membingungkan jika memiliki lebih dari satu identitas.

Jika kamu mencoba untuk membuka aplikasi Battle.net sebelum di-update, maka kamu akan diminta untuk melakukan restart untuk di-update. Setelah selesai, muncullah nama baru pengganti Battle.net, yaitu Blizzard. Beberapa game seperti Overwatch dan Starcraft, diminta update untuk menyesuaikan dengan logo Blizzard pengganti Battle.net.

Akan tetapi, Blizzard belum bertransisi secara penuh dari Battle.net. Terbukti dengan website Battle.net masih menggunakan URL lama.

Bagi kamu penggemar Starcraft, Warcraft, dan Diablo sejak lama, pantas untuk mengenang masa-masa dimana masih berada di bawah naungan nama Battle.net, karena sudah 20 tahun menemani para gamer setia Blizzard yang menjadi cikal bakal online game service lainnya seperti Steam, PlayStation Network, dan Xbox Live.

Advertisements