Jika dilihat dari luar, Sembiyika tampak seperti toko perhiasan dengan eksterior yang mewah. Tapi siapa sangka, di dalam wadah kaca yang terpajang di toko bukanlah perhiasan, melainkan buah.

Sembikaya adalah toko buah tertua di Jepang. Buah-buahan di sini diperlakukan layaknya perhiasan. Hanya saja, buah yang dijual di sini bukanlah buah-buahan biasa. Toko ini menjual berbagai bentuk buah-buahan yang unik, mulai dari semangka yang berbentuk hati sampai anggur Ruby Roman yang seukuran dengan bola ping pong.

Bukan tanpa alasan buah-buah ini dijual dengan harga mahal. Perawatan tanaman hingga menghasilkan buah-buahan fantastis ini perlu ketelitian dan perawatan intensif, tentunya dengan biaya yang tidak murah.

Salah satu buah yang paling sulit ditebak adalah stroberi Bijin-hime atau putri cantik.

“Sulit untuk mendapat ukuran tepat untuk stroberi-stroberi ini, mereka kadang berubah seperti bola dunia,” kata Okuda Nichio tentang stroberi miliknya.

Dia berkata, bahwa perlu waktu sampai 15 tahun untuk mencapai level sempurna ini. Satu buah stroberi Bijin-hime memerlukan waktu 45 hari untuk tumbuh di kebun Okuda, perfektur Gifu. Nichio tidak menyebutkan secara detail bagaimana stroberinya diproduksi.

“Saya tidak bisa menceritakan secara detail soal metode, karena orang lain bisa mencurinya,” ucap dia.

Stroberi berukuran sebesar bola tenis ini dijual lebih dari 500 ribu yen atau Rp59 juta per buahnya. Kelangkaan juga merupakan taktik yang diterapkan produsen anggur Ruby Roman Jepang, yang hanya menjual 2.400 ikat per tahunnya.

“Anggur ini terlihat besar dan merah, seperti ruby. Perlu proses telaten untuk mencapai warna merah itu,” kata juru bicara Ruby Roman, Hirano Keisuke.

Pertama kali muncul pada tahun 2008, kini satu ikatnya bisa dijual lebih dari 11 ribu yen atau Rp 11,7 juta, tapi harga bisa saja naik.

Pada tahun lalu, sebuah supermarket membayar seharga 1,1 juta yen atau Rp129 juta untuk panen pertama Ruby Roman dalam sebuah perlelangan. Buah melon Hokkaido memegang rekor sebagai buah dengan harga jual termahal. Buah melon ini laku dengan harga 3 juta yen (Rp359,9 juta).

22.jpg

Buah Adalah Simbol Penghormatan

Di Jepang, buah diberikan sebagai hadiah untuk orang yang dianggap penting dalam kesempatan yang khusus.

Dekan Sekolah Ekologi Manusia dari Universitas Wisconsin-Madison, Soyeon Shim berkata, bahwa buah diperlakukan berbeda dalam budaya Asia khususnya di Jepang.

Pembelian dan konsumsi buah lekat dengan praktik sosial dan budaya.

“Orang membeli buah-buahan mahal ini untuk menunjukkan bahwa betapa istimewa hadiah mereka bagi sang penerima, untuk kesempatan khusus atau untuk seseorang yang penting, misalnya bos,” kata Soyeon.

Profesor pemasaran di Universitas Negeri San Jose, California, Ken Gehrt mengatakan bahwa buah jadi bagian yang penting selama musim memberi hadiah Ochugen dan Oseibo. Saat itu hadiah diberikan sebagai bentuk penghormatan.

“Buah yang mahal juga diberikan menjadi bagian dari proses merawat hubungan di Jepang,” tambah Gehrt.

Sebagai sebuah simbol penghormatan, buah-buahan ini juga dikemas dengan istimewa. Satu buah stroberi dijual dengan kemasan layaknya kotak perhiasan, sementara melon dengan kotak kayu berornamen.

Di samping menjadi simbol penghormatan, orang Jepang melihat buah dalam konsep spiritual. Mereka biasanya mempersembahkan buah untuk dewa di butsudan atau altar sembahyang di rumah dan tapak Budha.

Bagi konsumen, harga mahal tidak menjadi penghalang mereka untuk membeli buah-buahan ini. Label harga fantastis bisa menambah kebanggaan dan kualitas.

“Ini semacam coklat mewah. Memberikannya sebagai hadiah untuk menunjukkan status dan penghormatan terhadap orang lain,” jelas Cacilia Smith Fujishima, dosen budaya di Universitas Shirayuri Tokyo.

Walau tidak semua orang Jepang membeli buah mahal ini untuk hadiah, banyak yang menyukai rasanya. Tapi manurut Fujishima, kadang buah-buah ini terlalu manis, setidaknya untuk dirinya sendiri.

Sementara itu Gehrt berpendapat, bahwa buah-buah ini tampak lebih enak karena beberapa hal. Kemasan yang bagus dan pemasaran yang baik bisa mempengaruhi pendapat orang soal rasa.

“Pendapat orang mungkin terpengaruh oleh keindahan tampilan dan penyajian buah serta tekstur yang lebih menarik,” katanya.

Advertisements