Korea Utara, dengan nama resmi Republik Demokratik Rakyat Korea, berdiri sejak tahun 1948. Sepanjang Perang Dingin, Korea Utara, yang berperan sebagai negara satelit Uni Soviet, berpaham Komunis dibawah pimpinan Kim Il Sung, pendiri Korea Utara. Semenjak runtuhnya Uni Soviet, donatur dan pelindung dari Korea Utara pada tahun 1991, Korea Utara memutuskan untuk mengisolasi diri dari dunia, melarang warganya untuk berpergian ke luar negeri, dan memutuskan untuk menjadi negara yang mandiri.

Karena sistem pemerintahan otoriter yang korup, maka tujuan ultimit dari negara ini sulit dicapai. Rakyat Korea Utara, yang telah ‘dicuci otak’ dan melahap propaganda pemerintah setiap harinya, terpaksa menjalani kehidupan yang sulit, di bawah teror dan kesulitan ekonomi yang luar biasa. Kemiskinan dan kelaparan menjadi hal yang lumrah di negara nekrokrasi itu.

Sejarah berdirinya Korea Utara, diawali pada tahun 1910, Jepang menganeksasi Semenanjung Korea, dan sejak saat itu hingga berakhirnya Perang Dunia II, semenanjung Korea menjadi wilayah dari Kekaisaran Jepang. Selepas kekalahan Jepang di Perang Dunia II, Semenanjung Korea berada di bawah kendali Amerika Serikat di bagian selatan, dan Uni Soviet di bagian utara. Garis perbatasan disepakati berdasarkan Garis Lintang 38°.

Setelah gagalnya negosiasi antara Amerika Serikat dan Uni Soviet untuk menyatukan Korea, maka Amerika dan Soviet masing-masing mendirikan negara Korea yang merdeka, Republik Demokratik Rakyat Korea di sebelah utara dengan paham Komunis, dan Republik Korea di sebelah selatan yang berpaham Liberal.

Invasi Korea Utara terhadap Korea Selatan pada Juni 1950 memulai Perang Korea, yang berlangsung selama 3 tahun. Kedua negara tidak mendapatkan hasil yang definitif selama perang, walaupun Amerika dan China juga terjun dalam kancah peperangan. Akhirnya gencatan senjata ditandantangani pada tahun 1953, sementara perjanjian damai belum disepakati hingga kini.

Jika selama puluhan tahun terakhir, Korea Selatan mampu tumbuh menjadi salah satu kekuatan ekonomi dan industri terbaik dunia, yang disokong oleh penguasaan IPTEK dan kualitas hidup rakyatnya yang tinggi, maka yang sebaliknya justru berlaku bagi saudaranya di utara. Korea Utara hidup dalam kekakuan ideologis, sistem pemerintahan yang korup, pemerintahan yang berlandaskan teror dan propaganda, dan kemalangan ekonomi yang menimpanya. Isolasi Korea Utara terhadap dunia, membuat banyak orang penasaran terhadap kehidupan sehari-hari di negara dengan Indeks Demokratis terendah dunia itu.

Berikut merupakan kumpulan fakta yang mengejutkan terkait negara Korea Utara:

  1. Sejak berdiri pada tahun 1948, Korea Utara belum diakui secara de facto dande jure sebagai sebuah negara oleh Jepang dan Korea Selatan.
  2. Seorang prajurit Amerika pernah menyeberangi perbatasan Korea Utara – Korea Selatan pada 1962, dan ia memilih tinggal di Korea Utara sejak saat itu.
  3. Korea Utara menjadi satu-satunya negara di dunia yang saat ini masih menahan satu kapal perang milik Amerika Serikat. USS Pueblo, kapal intelijen Amerika, ditahan oleh Korea Utara pada 1968, dan kini dijadikan museum.
  4. Penanggalan kalender Korea Utara dimulai pada tahun 1911, sejak lahirnya Kim Il Sung, pendiri negara itu. Jadi, tahun ini adalah Tahun 105 di Korea Utara.
  5. Korea Utara sudah tidak menganut ideologi komunis sejak 2011. Kini, negara itu memiliki ideologi baru yang bernama ‘Juche’.
  6. Saat ini, Korea Utara menjadi satu-satunya negara nekrokrasi di dunia, yaitu negara yang tetap di bawah pemerintahan orang yang sudah meninggal, yakni Kim Il Sung. Walaupun pemerintahan sehari-hari dijalankan oleh cucunya, Kim Jong Un, namun pemimpin tertinggi di negara itu saat ini tetap Kim Il Sung.
  7.  Marijuana dilegalkan di Korea Utara.
  8. Arkeolog Korea Utara mengumumkan pada dunia tahun 2012 lalu bahwa mereka telah menemukan sarang ‘Unicorn’ yang pernah dikendarai oleh Raja Tongmyung yang legendaris 2.000 tahun silam.
  9. Di Korea Utara, ada 51 kelas sosial yang dibedakan berdasar loyalitasnya pada pemimpin Korea.
  10. Pada tahun 1950-an, Korea utara membangun kota Kijong-Dong yang berada di dekat perbatasan dengan Korea Selatan. Tujuan dibangunnya kota ini agar orang-orang Korea Selatan mau bermigrasi ke Korea Utara.
  11. Warga Korea Utara diwajibkan untuk memilih satu dari 28 model potongan rambut yang diizinkan oleh negara.
  12. Kim Il Sung, pendiri Korea Utara, lahir di hari yang sama pada saat kapal Titanic tenggelam.
  13. Selama 60 tahun terakhir, lebih dari 23.000 warga Korea Utara berhasil melarikan diri ke Korea Selatan. Sebaliknya, hanya 2 orang Korea Selatan yang membelot ke Korea Utara.
  14. Pada tahun 1974, Kim Il Sung membeli 1.000 mobil sedan Volvo dari Swedia. Ketika pesanannya tiba di Korea Utara, ia menolak untuk membayar pembeliannya itu.
  15. Rakyat Korea Utara menonton Piala Dunia 2014 dengan delay selama 24 jam. Artinya, pertandingan yang mereka saksikan telah dipertandingkan sehari sebelumnya.
  16. Komputer-komputer di Korea Utara memiliki sistem operasi sendiri, yang bernama Red Star OS.
  17. Korea Utara juga pernah meluncurkan smartphone buatan negeri sendiri, yang diberi nama Arirang.
  18. Pada tahun 2013, Kim Jong Un menghukum mati pamannya sendiri dengan memasukkannya ke dalam kandang yang penuh 120 anjing yang lapar.
  19. Menyusul pada tahun 2015, Hyong Yon Chol, Menteri Pertahanan Korea Utara, dieksekusi mati dengan senjata anti pesawat setelah ia ketiduran di tengah rapat kabinet. Sikapnya itu dinilai menghina oleh Kim Jong Un.
  20. Memiliki alkitab, menyaksikan drama Korea Selatan, dan menyebarkan konten pornografi bisa dijatuhi hukuman mati di Korea Utara.
  21.  Di Korea Utara, hanya para pejabat dan petinggi militer yang diperbolehkan untuk memiliki kendaraan bermotor. Warga Korea Utara menggunakan sepeda sebagai kendaraan. Sayangnya, kaum wanita dilarang untuk menggunakan sepeda.
  22.  Lembaga antariksa Korea Utara bernama NADA, memiliki logo yang mirip seperti logo dari NASA, lembaga antariksa Amerika Serikat. Plot twist: NADA dalam bahasa Spanyol berarti tidak ada.
  23. Celana jeans illegal di Korea Utara.
  24. Pemilu diselenggarakan 5 tahun sekali di Korea Utara. Namun, hanya ada satu kandidat untuk setiap posisi yang dipilih.
  25. Sebanyak 12.710 orang dari seluruh dunia telah berpindah kewarganegaraan menjadi warga Korea Utara sejak 1990.
  26. Pada tahun 1953, seorang pilot Korea Utara membelot dan membawa serta pesawat Mig-5 ke Korea Selatan. Ia kemudian dihadiahi US$ 100.000 oleh pemerintah Amerika.
  27. Korea Utara menggunakan mesin fax untuk menyampaikan tuntutan dan ancamannya kepada Korea Selatan.
  28. Ada sebuah organisasi keagamaan di Korea Selatan yang tiap tahunnya mengirim alkitab ke Korea Utara menggunakan balon.
  29. Menurut buku pelajaran sekolah di Korea Utara, Kim Jong Un telah belajar mengemudi pada usia 3 tahun.
  30. Setiap tanggal 8 Juli dan 17 Desember, warga Korea Utara dilarang untuk mengadakan perayaan apapun, karena di tanggal itu Kim Il Sung dan Kim Jong Il meninggal.
  31. Korea Utara memiliki stadion terbesar di dunia, dengan kapasitas mencapai 150.000 kursi.
  32. Kuba pernah diketahui menjual senjata secara illegal ke Korea Utara pada 2013.
  33. Menyuarakan simpati terhadap Kim Jong Un, adalah perbuatan kriminal di Korea Selatan, dengan ancaman hukuman penjara.
  34. Zona demiliterisasi di perbatasan Korea Utara dan Korea Selatan adalah kawasan yang paling dijaga di bumi.
  35. Selama 20 tahun, sejak 1989 hingga 2009, Hotel Ryugyong menjadi hotel tertinggi di dunia, dengan 105 lantai. Walaupun begitu, hotel ini masih dalam tahap pembangunan hingga kini.
  36. Ketika satu grafiti yang menghina Kim Jong Il ditemukan di Pyongyang pada 2011, seluruh kota dikarantina selama 3 hari.
  37. Fauna nasional Korea Utara adalah Chollima, hewan legenda rakyat Korea berupa kuda bersayap.
  38. Tidak ada lampu lalu lintas di Korea Utara. Pengaturan lalu lintas sepenuhnya dilakukan oleh polisi.
  39. Korea Utara memiliki zona waktu sendiri, dengan perbedaan waktu setengah jam dari Korea Selatan dan Jepang, di mana Korea Utara pada awalnya termasuk dalam satu zona waktu yang sama dengan kedua negara itu.
  40. Korea Utara adalah satu-satunya negara di dunia yang menerapkan hukuman untuk ‘tiga generasi’. Maksudnya, jika seseorang melanggar hukum dan masuk penjara, maka kedua orang tuanya, istri, dan anak-anaknya juga dijatuhi hukuman yang sama.
  41. Pada tahun 2014, Kim Jong Un melarang peredaran Choco Pie di Korea Utara, karena kepopuleran jajanan asal Korea Selatan itu semakin meningkat, dan dikhawatirkan dapat menimbulkan pemberontakan. Jadi, pemerintah Korea Selatan kemudian menerbangkan 50 balon yang mengangkut ribuan Choco Pie ke Korea Utara.
  42. Setelah kematian Kim Jong Il, ribuan rakyat Korea Utara dihukum 6 bulan penjara karena tak terlihat menangis pada saat upacara kematiannya.
  43. Setiap rumah dan toko di Korea Utara diwajibkan mempunyai satu radio yang hanya bisa memutar channel propaganda pemerintah. Radio ini sama sekali tak bisa dimatikan, namun volume suaranya bisa diperkecil.
  44. Semua guru sekolah di Korea Utara diwajibkan untuk mampu menguasai alat musik akordeon.
  45. Coca Cola tidak bisa ditemukan di Korea Utara. Negara lain yang melarang penjualan Coca Cola adalah Kuba.
  46. Krisis makanan yang terjadi di Korea Utara sudah sedemikian parah, sehingga banyak warga Korea Utara yang terpaksa mencuri rumput dan bunga-bunga di taman untuk dimasak.
  47. Hanya 25% tanah di Korea Utara yang subur untuk diolah sebagai lahan pertanian.
  48. Hampir tidak ada jaringan internet di Korea Utara. Hanya orang-orang tertentu saja yang dapat mengakses internet. Jaringan internet di Korea Utara diberi nama Kwangmyong, dimana hanya tersedia 1.000 hingga 5.000 website yang disetujui oleh pemerintah.
  49. Ada suatu agensi pemerintah Korea Utara yang memiliki akses ke internet dan mempunyai tugas untuk mengumpulkan informasi bagaimana Korea Utara dipandang oleh dunia luar.
  50. Dari 25 juta populasi Korea Utara, hanya terdapat sekitar 1.000 alamat IP (Internet Protocol) yang digunakan di negara itu. Bandingkan dengan Amerika, yang memiliki miliaran alamat IP untuk 365 juta penduduk.
  51. Hanya orang-orang kaya dan petinggi negara saja yang bisa tinggal di Pyongyang, ibukota negara itu.
  52. Barang-barang dari luar negeri juga diperjualbelikan di Korea Utara, namun dengan harga yang sangat mahal dan hanya bisa dibeli oleh petinggi partai dan militer.
  53. Seluruh pantai di Korea Utara, sepanjang 1.500 mil, diberi pengaman pagar listrik, sehingga warga Korea Utara tidak dapat melarikan dari lewat laut.
  54. Korea Utara memiliki tentara cadangan sebanyak 8 juta personel.
  55. Pada tahun 2015, Korea Utara mempublikasikan sejumlah foto dari uji coba misil kapal selam yang mereka klaim berhasil dengan baik. Belakangan, para pakar menyebutkan foto-foto itu adalah hasil rekayasa photoshop.
  56. Foto dari Kim Il Sung dan Kim Jong Il diwajibkan untuk dipajang di setiap rumah di Korea Utara. Mereka juga diberikan lap khusus oleh pemerintah yang digunakan untuk membersihkan foto dan figura dari dua tokoh Korea itu.
  57. Setiap saat, dilaksanakan inspeksi mendadak oleh militer ke rumah-rumah warga Korea Utara, untuk mengecek apakah mereka memperlakukan foto-foto dari pemimpin Korea Utara, Kim Il Sung dan Kim Jong Il, dengan baik.
  58. Setiap murid sekolah diwajibkan untuk mengingat dan menghafal pidato-pidato politik yang terkenal dari para pemimpin Korea Utara.
  59. Pemerintah Korea Utara meyakinkan rakyatnya, bahwa Korea Utara adalah negara dengan kualitas hidup terbaik di dunia. Semua negara di dunia pada dasarnya iri dengan standar hidup yang tinggi di negara itu, sehingga, warga Korea Utara, walaupun menyadari bahwa kehidupan mereka di negara itu sangat sulit, memilih untuk tetap berdiam di Korea Utara, karena mereka percaya bahwa kondisi kehidupan di negaranya jauh lebih baik ketimbang di negara lain.
  60. Korea Utara mengklaim seluruh wilayah Semenanjung Korea sebagai teritorial resmi negara. Walaupun begitu, mereka meyakinkan rakyatnya bahwa saudara-saudara mereka di Korea Selatan dijajah oleh imperialis Amerika, sehingga setiap warga Korea Utara wajib untuk membebaskan saudara-saudaranya di Selatan.

Tentunya masih banyak lagi fakta-fakta yang mengagetkan mengenai Korea Utara. Setidaknya, 60 fakta di atas, membuat kebanyakan dari kita bersyukur bahwa kita tidak dilahirkan di negara teror itu. Mereka yang hidup di bawah Stalin, Hitler, hingga Mao Zedong, masih jauh lebih baik ketimbang rakyat Korea Utara (tentu saja perkecualian untuk orang-orang minoritas di bawah Hitler).

Pembodohan, ketidakpedulian, hingga teror yang mereka terima begitu besar dari pemerintah, sehingga merubah total aspek-aspek sosial masyarakat di negara itu. Peran dan kehadiran negara begitu besar dalam kehidupan sehari-hari, sehingga warga Korea Utara menjadi patuh dan tunduk mutlak sepenuhnya kepada pemerintah.

Ada suatu cerita, bahwa seorang anak dilaporkan oleh orang tuanya kepada polisi, karena anak itu secara diam-diam menonton tayangan opera sabun atau sinetron asal Korea Selatan. Tak dapat dihindari, anak ini langsung dijatuhi hukuman mati.

Ini menjadi bukti, bahwa loyalitas tertinggi warga Korea Utara ditujukan kepada negara, bukan keluarga. Kehadiran pengaruh dan potret lukisan Kim Il Sung di rumah-rumah jauh lebih bermakna daripada kehadiran nilai kekeluargaan di tiap rumah.

Kapankah Korea Utara mengubah dirinya sendiri, menjadi normal kembali, di mana rakyatnya dapat menikmati pendidikan yang fair dan setara seperti rakyat di negeri-negeri lain, fasilitas publik yang nyaman, sembari mendapat jaminan perlindungan dari pemerintah atas hak-haknya sebagai manusia? Jawabannya hanya satu: ketika seorang pemimpin yang ‘waras’, berani, dan mempunyai kepekaan terhadap rakyat berkuasa di Korea Utara.

Advertisements