Banyak orang yang salah menganggap jika semakin banyak waktu tidurnya, maka semakin berkualitas pula tidurnya. Pdahal, kualitas tidur tidak selalu disebabkan dengan kuantitas tidur yang panjang. Ada yang tidur lebh dari 7 jam, namun masih terasa lelah. Sementara, ada yang bisa tidur sebentar namun bangun dengan semangat.

Kualitas tidur bukan hanya dipengaruhi oleh kuantitas namun juga dipengaruhi oleh pencahayaan. Menurut penelitian, tidur akan lebih berkualitas bila lampu kamar itu dimatikan. Berikut ini adalah beberapa manfaat yang bisa dirasakan tubuh saat tidur dalam keadaan gelap.

1. Mengatur Kadar Melatonin

Melatonin adalah hormon alami yang mempengaruhi tidur sehat dan hidup sehat. Melatonin dikenal sebagai hormon antioksidan kuat yang mencegah sel pertumbuhan kanker, dan juga dapat membantu mengontrol masalah kesehatan yang lainnya, termasuk peraturan siklus haid, menopause, dan insomnia kronis.

Produksi melatonin dipicu oleh cahaya yang kabur atau tidak adanya cahaya. Hormon tersebut menyebabkan tubuh merasa ngantuk dan siap untuk tidur. Terkena cahaya lampu di malam hari dapat menganggu dan menunda produksi melatonon. Jadi, hal terbaik untuk membantu produksi melatonin adalah dengan meredupkan lampu di malam hari dan kemudian pergi ke tempat tidur di ruang yang benar-benar gelap.

2. Menurunkan Resiko Depresi

Penelitian telah menunjukkan bahwa siklus tidur yang sehat adalah pusat mempertahankan keseimbangan, kesejahteraan, dan emosional. Jika anda menyalakan lampu di malam hari, anda menunda timbulnya melatonin sehingga beresiko mengalami masalah dalam tidur, dan penyebab terkenal depresi berasal dari masalah tidur.

3. Menurunkan Resiko Disfungsi Metabolik

Sebuah studi yang diterbitkan pada tahun 2014 dalam The Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism menyoroti, bahwa ketidaksinkronan hidup akibat terbit dan tenggelamnya matahari dapat memengaruhi kesehatan. Jadi, seseorang yang biasanya melek dan terjaga di malam hari lebih rentan untuk mengalami diabetes, sindrom metabolik, dan sarcopenia (kehilangan otot) dibandingkan dengan mereka yang tidur dan terbangun pada waktu sesuai dengan siklus terang gelapnya hari.

Advertisements